Pages

Wednesday, 28 November 2012

Beruang Menjadi Tentara

Kisah Voytek Si Beruang Prajurit






Kisah seekor beruang bernama Voytek yang tergabung dalam sebuah kesatuan militer Polandia di masa Perang Dunia II.
Satu lagi kisah unik dan menarik tentang hewan yang ikut berperang bersama manusia dan secara resmi mendapat pangkat di 
ketentaraan. Setelah kisah Jackie Si Baboon Berpangkat Kopral [6], kali ini FaktaWow! ingin mengangkat kisah seekor 
beruang bernama Voytek (dalam ejaan Polandia: Wojtek) yang tergabung dalam kesatuan 22nd Artillery Supply Company of 
the Polish II Corps, pada masa Perang Dunia II.
Masa Kecil
Voytek yang berarti "dia yang menikmati peperangan", seekor beruang coklat Syria, ditemukan di tahun 1942 pada saat ia 
masih berumur kurang dari 1 tahun oleh seorang bocah lokal di dekat kota Hamadan, Iran. Oleh sang penemu, beruang kecil 
ini dijual ke sebuah barak militer tentara Polandia yang ditempatkan di sekitar situ, seharga beberapa kaleng daging kalengan. 
Para tentara Polandia ini kemudian memberinya nama, merawatnya dan biasa memberinya susu dari botol bekas vodka.


Karir Militer
Dengan segera Voytek menjadi maskot tidak hanya di barak pasukan dimana ia ditampung, melainkan juga maskot bagi barakbarak militer di sekitarnya. Untuk alasan ini Voytek kemudian secara resmi didaftarkan untuk menjadi tentara Polandia dan 
tergabung di kesatuan 22nd Artillery Supply Company of the Polish II Corps dan mendapat pangkat prajurit. Karir militer Voytek 
dapat dibilang cukup banyak antara lain dia pernah melakukan perjalanan tugas ke Syria, Palestina, Mesir dan juga bagian 
selatan Italia dimana dia dianggap cukup berjasa.
Sebagai prajurit resmi, Voytek hidup sebagaimana layaknya seorang prajurit, tidur di dalam tenda bersama prajurit lain dan 
berpindah tempat dengan diangkut truk tentara. Salah satu momen penting Voytek di karir militernya adalah saat ia diterjunkan 
di pertempuran Battle of Monte Cassino antara Sekutu melawan Jerman/Italia. Dalam pertempuran itu Voytek bertugas untuk 
mengirimkan amunisi ke garis depan. Dia tercatat tidak pernah sekalipun menjatuhkan amunisi yang ditugaskan kepadanya 
untuk diangkut. Untuk jasanya ini gambar voytek dijadikan emblem resmi kesatuan 22nd Artillery Supply Company (yangkemudian berganti nama menjadi 22nd Transport Company). 



Setelah Perang
Setelah perang usai pada tahun 1945, Voytek bersama pasukannya dipindahkan ke Berwickshire, Skotlandia. Bermarkas di 
desa Hutton dekat Duns, Voytek menjadi populer di kalangan warga sipil setempat bahkan sebuah asosiasi orang Polandia 
dan Skotlandia (The Polish-Scottish Assiciation) menjadikannya anggota kehormatan. Makanan Voytek termasuk buahbuahan, selai jeruk (marmalaide), madu dan sirup. Selain itu Voytek juga sangat menggemari minuman bir dan juga rokok 
(tidak hanya dihisap, melainkan juga dimakan). Voytek terlatih untuk bergulat dan juga memberikan salutasi khas militer.



Masa Tua
Menyusul demobilisasi (pembekuan) kesatuannya pada tanggal 15 November 1947, Voytek diberikan kepada kebun binatang 
Edinburg (Edinburg Zoo). Di sana Voytek menghabiskan sisa hidupnya dan masih sering dikunjungi rekan-rekannya dahulu 
di masa peperangan, baik rekan tentara maupun para jurnalis. Voytek meninggal pada bulan Desember 1963 pada usia 22 
tahun. Pada saat kematiannya Voytek memiliki bobot 250 kilogram dan tinggi lebih dari 180 centimeter.



Media berperan penting dalam kepopulerannya, antara lain dengan seringnya tampil sebagai bintang tamu di sebuah program 
televisi bernama Blue Peter milik BBC. Untuk mengenang jasanya banyak patung-patung memorial yang didirikan untuknya 
antara lain sebuah batu peringatan di kebun binatang Edinburgh, patung di imperial War Museum dan Canadian War 
Museum di Ottawa, dan juga sebuah patung di Sikorski Museum, London buatan David Harding.







No comments: